Tampilkan postingan dengan label info bulutangkis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info bulutangkis. Tampilkan semua postingan

Lagi-lagi China boyong Piala Sudirman

Minggu (29 Mei 2011) di Qingdao, China. Lagi-lagi regu China berhasil menggondol kembali Piala dunia bulutangkis beregu paling bergengsi Piala Sudirman. Tim bulutangkis China tersebut kembali membuktikan dominasinya dengan menjuarai untuk ke delapan kalinya setelah berhasil menaklukkan tim bulutangkis Denmark dengan skor telak 3-0.

Dengan kemenangan untuk yang ke delapan kalinya tersebut tim China menjadi negara yang mengoleksi sebagai juara terbanyak di Piala Sudirman.

Cina memang telah dijagokan untuk kembali menjadi juara di Piala Sudirman, karena kualitas tim asuhan Li Yongbo jauh di atas rata-rata para pemain dari Denmark, Indonesia, dan Korea Selatan.

Peter Hoeg Gade pemain bulutangkis tunggal putra tim Denmark mengatakan, dengan modal pemain seperti ini hampir mustahil untuk mengalahkan tim Cina.
"Perlu perjuangan keras untuk bisa mengalahka Cina," kata Peter Gade kepada kantor berita AFP.

Ia menambahkan tim Cina memiliki beban berat untuk menang karena bermain di kandang sendiri.
"Dengan beban berat seperti ini mereka bisa menang dengan relatif mudah," kata Peter Gade yang mengatakan ini adalah turnamen Piala Sudirman yang terakhir bagi dirinya.
"Perlu energi dan keunggulan ekstra untuk bisa menundukkan para pemain Cina," kata Peter Gade.

Untuk menjadi Pemenang di Piala Sudirman tahun ini, Pelatih tim bulutangkis Cina, Li Yongbo sebelumnya mengatakan bahwa tim China akan berusaha untuk menyimpan tenaga di babak penyisihan grup dan akan bermain habis-habisan di babak final. Apa yang dikatakan Pelatih China tersebut sekarang telah menjadi kenyataan to ...

Kapan Lagi Piala Sudirman akan Kembali ke Indonesia

Pada Sabtu (28/5/2011) malam WIB, Indonesia dipaksa bertekuk lutut saat melawan Denmark di babak semifinal Piala Sudirman dengan skor 1-3 di Qingdao Sports Centre Conson Stadium, Qingdao, Cina.

Hasil tersebut membuat Indonesia memperpanjang jadwal kekalahan pada kejuaraan Piala Sudirman, karena dari tahun 1989 - 2011 pada edisi yang sudah pernah digelar baru sekali Indonesia menjadi juara, itu aja pada edisi pertama ditahun 1989, dan untuk selanjutnya mengalami kekalahan sampai sekarang. dan tak pernah lagi lambang supremasi bulutangkis beregu campuran itu dibawa ke tanah air.

Tim bulu tangkis Indonesia tidak merasa kecewa dengan kekalahan tersebut. "Ini adalah hasil yang menurut saya sudah maksimal karena kami tidak datang dengan tim terbaik," kata koordinator pelatih ganda Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia, Christian Hadinata.

Untuk sementara Denmark lolos ke babak selanjutnya yaitu babak final kejuaraan dunia bulutangkis beregu campuran dan akan bertemu kembali dengan team dari China yang telah mengalahkan Korea 3-1. Apakah team dari Denmark akan membalas atau malah akan mengulangi kekalahan mereka pada tahun 1999 yang pada saat itu dikalahkan oleh China pada babak final dengan skor 1-3.

Kita tunggu aja pada perkembangan pertandingan selanjutnya di babak final antara regu Denmark melawan regu China yang akan berlangsung di Qingdao, Cina, Minggu 29 Mei 2011.